Empati
Pentingnya menjaga perasaan empati yang kita miliki sebagai salah satu anugrah dari Tuhan, disamping cinta kasih. Empati tumbuh di dalam setiap hati manusia ketika memahami suatu keadaan yang membuat perasaan terenyuh, sedih, ikut merasakan perasaan orang lain.
Berbicara mengenai perasaan, sangat subyektif, tidak bisa diukur dengan materi, namun bisa dirasakan oleh siapa saja. Jika kita kasihan kepada orang maka kita akan berusaha dan berpikir bagaimana caranya bisa berbuat sesuatu untuk mereka, jika kita merasakan setiap keluh kesah orang lain maka hati kita ikut tergerak memahami apa yang mereka rasakan dan seolah kita juga punya beban moral untuk berkewajiban meringankan beban mereka.
Kini apa yang anda rasakan, apakah sudah berempati dengan orang lain? Empati sangat erat kaitannya dengan hubungan antara satu individu dengan individu yang lain, sejauh mana seseorang menghargai hubungan itu, tidak hanya dinilai dari apa yang diucapkannya.
Komunikasi juga sangat diperlukan dalam mengembangkan empati kita, karena tanpa komunikasi kita sulit mengetahui perasaan orang lain. Bisakah empati ditukar, dihitung dengan materi? Menurut saya materi bisa dicari, sepertinya sudah diatur sesuai dengan amal perbuatan kita masing-masing. Namun empati tidak bisa dinilai dengan materi.
Contoh : Kalau kita memiliki perkataan maka kita harus pertanggung jawabkan, apakah itu bercanda atau main-main? Hargailah perasaan orang lain kepada kita, jangan hanya memikirkan untung dan ruginya karena kita tidak tahu apa yang terjadi esok hari. Bisa saja orang yang kita abaikan sekarang, suatu saat akan menjadi penolong kita, penentu nasib kita dan sebagainya.
Ga apa-apa, itu semua hak kita masing-masing, namun ketika mengatakan akan bertemu orang lain, kenapa harus dibelokkan lagi untuk membatalkan sesuatu yang ingin disepakati. Semoga kita menjadi lebih baik dan koreksi diri kita masing-masing. Kami berhutang budi, begitu banyak kebaikan yang telah anda berikan namun apalah daya sampai saat ini kami belum bisa membalasnya, suatu saat kami akan melakukan yang terbaik kepada anda.
Maafkan jika kami menumpahkannya dalam tulisan ini, kehidupan ini memang keras, untung rugi menjadi perhitungan yang sangat penting dan berharga, suatu saat kami ingin melakukan sesuatu namun tidak berhasil dan malah suatu saat ada penawaran. Gimana ya, saat kita menganggap remeh seseorang, saat itulah kita harus melihat diri kita juga begitu remeh.
Jadikanlah pelajaran berharga untuk menjaga perasaan orang lain, jadilah orang kuat, tekun, ulet dan sabar, belajarlah banyak tentang hidup ini. Semoga kita bisa membahagiakan orang lain dengan apa yang bisa kita berikan kepada mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar